Selasa, 25 Desember 2018

Pedoman Pengalaman
Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah Syarak Mangato Adat Mamakai, Alam Takambang Jadi Guru
Halaman, x/219
Gebu Minang Pusat, 2011



Menghadapi Berbagai tantangan dan realitas yang tidak kondusif itu, maka tidak ada pilihan, kecuali perlunya sebuah strategi kebudayaan dan politik. Dalam bacaan saya, Naskah Seminar Kebudayaan Minangkabau 2010 telah memberikan kerangka yang relatif komprehensif menyangkut strategi kebudayaan dan politik tersebut. Bagaimanapun kerangka itu memerlukan political will kepemimpinan birokrasi kepemerintahan; dan juga kesediaan kepemimpinan agama dan adat untuk membangun kesepakatan, baik pada tingkat konsep, kerangka, dan praksis konsolidasi kultural suku bangsa Minangkabau tersebut. Tanpa itu, keinginan untuk perubahan kearah lebih baik, bisa berarti bahwa ‘kaum’ Minangkabau itu sendiri tidak mau mengubah nasibnya.
Profesor Azyuamardi Azra memberikan catatan khusus tentang buku ini
“Dalam kehidupan sosial budaya, perubahan-perubahan yang dimunculkan pembangunan (modernisasi) Orde Baru, menimbulkan urbanisasi yang berlangsung dan meningkat secara cepat di Sumatera Barat – seperti juga terjadi di banyak wilayah di Indonesia lainnya. Semakin banyak anak-anak muda Minang yang masih bujangan dan yang sudah berumahtangga—baik laki-laki maupun perempuan—yang merantau ke wilayah-wilayah urban, baik di lingkungan Sumatera Barat sendiri maupun ke wilayah-wilayah lain. Nagari, surau dan lubuk tapian pun ditinggalkan; banyak persawahan dan lahan-lahan perkebunan dibiarkan begitu saja menyemak membelukar.



KENANGAN DENGAN LILY HIDAYAT









Inna lllahi wa inna ilaihi rojiun. Telah wafat Anik Dwi Martuti, Formasi hari kamis tgAYATl 5 april 2018. Ani semula aktif di PPSW dan kemudian menjadi sekretaris pelaksana Bdc Formasi dan Forum Formasi Indonesia.






Minggu 1 April 2018 salah satu dari aktifis.Formasi di panggil Illahi Rabbi, yakni lily Hidayat.a Almarhum mantan.direktur PPMA . Dua tahun yang lalu, saya dan Nana bezuk almarhum, saat cuci darah di RS PMI Bogor.


Alamatnya: Perumahan Bumi Mutiara II, blok JF 10 No. 13 Bojong Kulur, Gunung PutrI. JATI ASIH BEKASI. Jenazah di makamkan hari ini jam 11, 5 April 2018.









Semoga kedua sahabat itu mendapat tempat yg lebih baik di sisi Nya.. Keluarga yang ditinggalkan ketabahan dn kesabaran. Aamiin ya Rabb.

SAHABAT ITU, TELAH DIPANGGIL ALLAH

Seorang Sahabat di LP3ES dulu Prof Bambang Pranowo di panggil oleh Allah Siang tadi jam 11.46. 5  Januari 2016. Almarhum di tahun ,1976 menjadi koordinator program pengembangan industri kecil di.Jakarta.

Saya dengan sejumlah Teman lain seperti Muhammad Jaya Nasti Imam Pituduh alm Hisbullah Hassan, Fachry Ali dll menjadi petugas lapangan di daerah. Saya di Kalsel ketika itu.Program ini kejasama antara Ditjen Industri Kecil dengan LP3ES. Saat itu Bang Ismid Hadad.
Lima tahun yg lalu Saya sering ketemu dengan dia Dan Istri almarhum di rumahnya Cipinang, karena almarhum dengan istrinya ingin mendampingi sejumlah keluarga kecil di lingkugan tinggal nya di Cipinang ini. Nostalgia bust dia 4O tahun Yang lalu.
Karena pada waktu itu lembaga kami BMS Foundation, Sekar Dan Swara mempunyai progaram penarikan anak jalanan di wilayah ini dengan Mitra ILO Jakarta.
Sejumlah buku karya almarhum diberikan pada Saya, seorang profesor Dan punya binaan Pesantren di Sumbar.alah Saya sempat nanya tentang bukunya Orang Jawa jadi teroris
Semoga almarhum diberikan magfirah Dan berbagai amal Dan ilmunya menjadi ladang pahala Yang abadi bagi dia. Keluarga yang di tinggal diberikan kesabaran.

Almarhum dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta. Tidak jauh dari makan Cak Nurchalis Majid.

BERSAMA MASYARAKAT, MENATA KOTA

Pengalaman lapangan dalam pemberdayaan masyarakat demikian berharga. Karena sering kekeliruan yang dibuat sebelumnya  berulang kembali. Baik pada tatanan kebijakan, penyusunan pogram maupun pelaksanaannya.  Pengulangan  itu sangat mungkin terjadi oleh pelaku yang sama dan semakin besar kemungkinan nya bagi pihak lain. Demikian banyak pengalaman berharga, raib bersama pelakunya.

Sebagian rangkaian pengalaman itu, sempat dicatat, ditelaah dan ditulis dan sebagian nya di publikasikan pada media cetak di Jakarta, Bandung dan Semarang. Juga di “share”  dalam situs AKPPI, P2KP, AKM dan BMS Foundation serta bloger pribadi. Termasuk juga berupa makalah yang disajikan dalam seminar, lokakarya dan diskusi.

Buku ini merupakan kumpulan dari tulsan itu yang dibagi dalam lima bahagian,  yaitu; Tantangan Pembangunan Kota, Rumah Bagi Wong Cilik, Muatan lokal, Rakyat Miskin Kota dan pada bahagian kelima sengaja ditampilkan beberapa buku pilihan dan profil Yayasan BMS serta  profil penulis.

Tiada maksud lain, hanya untuk berbagi kepada para penggiat pemberdayaan dan pihak yang peduli pada persoalan kemiskinan, keterbelakangan dan ketidakpastian di sekitar kita. Walau disadari, akan ditemukan kemungkinan keterbatasan narasi, data dan kekurangan lain. Untuk itu, kucuran saran dan kritik sangat diharapkan. Penghargaan yang tinggi pada istriku Hj. Yulinar ismail yang memberikan dukungan optimal dalam pilihan karis sebagai pemberdaya masyarakat.


Buku dengan format berukuran 14,5 x 21 cm dengan jumlah halaman keseluruhan 180  halaman, masih bersifat dummy dan insya’allah bilamana ada sponsor akan diterbitkan segera. Kontak dan informasi BMS Foundation atau YPMUI Perumahan SPS D4 No. 3 Puri Indah, Jakarta Barat. 021-5803564 atau 0811104249.  

CHAIRIL ANWAR DT KAYO, DIPANGGIL LEBIH AWAL




INNA LILLAHI WA INNA ILAIHI RAJIUN

Chairil Anwar Tanjung Dt.Kayo.  telah dipanggil oleh Illahi Rabby  dengan umur 84 tahun. Ia adalah pucuk pimpinan suku Tanjung di nagari Sipisang nan Tujuah, Palupuh, Agam Sumatera Barat. Dipanggil olah sang pencipta 12 Desember 2018 di RSUD Bekasi. Kemudian dimakamkan di TPU Mangun Jaya, Tambun sesudah shalat zhuhur dihari yang sama. 

Almarhum aktif  dalam program  pemberdayaan masyarakat dan pejuang hak anak., transmigrasi, UKM dan koperasi melalui BMS Foundation, LPPPSE dan Formasi Indonesia.

Selain aktif di lembaga swadaya masyarakat, almarhum aktif di mesjid Al Hijrah, Wisma Asri, baik sebagai pengurus maupun sebagai penasihat. Unntuk Ikatan Keluarga Minang (IKM) Bekasi, beliau juga aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan. Ringan tangan dalam membagi pengalaman dan nasihat. 


Pencegahan HI/AID di Kabupaten Bekasi untuk anak jalanan salah satu program tahunan yang ditekuni almarhum. Begitu juga dengan program pengurangan anak jalanan di Bekasi, Cikarang dan Karawang, dengan dukungan ILO melalui BMS Foundation


















Beliau memberikan perhatian yang besar pada keluarga perantau dengan meintir Koperasi Syariah Al Inayah, lembaga salaing tolong menolong sesama.


Semoga pengalaman yang dibagikan, ilmu yang dicurahkan kepada keluarga, lingkungan, masyarakat lapis bawah dan anak jalanan, menjadi amal dengan imbalan pahala yang abadi bagi almarhum.