Kamis, 04 Agustus 2011
Selasa, 25 Agustus 2009
1 Tamparan untuk 3 Pertanyaan
Pemuda : Anda siapa dan apakah bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan saya? Kiyai: Saya hamba Allah dan dengan izin-Nya saya akan menjawab pertanyaan anda.
Pemuda : Anda yakin ? Sedangkan Profesor dan ramai orang yang pintar tidak mampu menjawab pertanyaan saya. Kiyai : Saya akan mencoba sejauh kemampuan saya
Pemuda : Saya ada 3 pertanyaan : 1. Kalau memang Tuhan ada, tunjukkan wujud Tuhan kepada saya 2. Apakah yang dinamakan takdir dan 3. Kalau syaitan diciptakan dari api kenapa dimasukkan ke neraka yang dibuat dari api, tentu tidak menyakitkan buat syaitan. Sebab mereka memiliki unsur yang sama. Apakah Tuhan tidak pernah berfikir sejauh itu?
Tiba-tiba kyai tersebut menampar pipi pemuda tadi dengan keras…
Pemuda : (sambil menahan sakit) Kenapa anda marah kepada saya ? Kyai : Saya tidak marah ..... Tamparan itu adalah jawaban saya atas 3 pertanyaa yang anda ajukan kepada saya. Pemuda: Saya sungguh-sungguh tidak mengerti.
Kyai : Bagaimana rasanya tamparan saya ? Pemuda : Tentu saja saya merasakan sakit Kyai : Jadi anda percaya bahwa sakit itu ada? Pemuda : Ya ! Kyai : Tunjukkan pada saya wujud sakit itu ! Pemuda : Saya tidak bisa Kyai : Itulah jawaban pertanyaan pertama... kita semua merasakan kewujudan Tuhan tanpa mampu melihat wujudnya.
Kyai: Apakah tadi malam anda bermimpi akan ditampar oleh saya ? Pemuda : Tidak Kyai: Apakah pernah terfikir oleh anda akan menerima tamparan dari saya hari ini ? Pemuda : Tidak.
Kyai : Itulah yang dinamakan takdir
Kyai : Terbuat dari apa tangan yang saya gunakan untuk menampar anda ? Pemuda : Kulit Kyai : Terbuat dari apa pipi anda ? Pemuda : Kulit . Kyai : Bagaimana rasanya tamparan saya ?
Pemuda : Sakit
Kyai : Walaupun syaitan dijadikan dari api dan neraka juga terbuat dari api, jika Tuhan menghendaki maka neraka akan menjadi tempat yang menyakitkan untuk syaitan ( Kiriman dari sahabat )
Bocah Misterius
Bocah itu menjadi pembicaraan dikampung Ketapang. Sudah tiga hari ini ia mondar- mandir keliling kampung. Ia menggoda anak-anak sebayanya, menggoda anak-anak remaja diatasnya, dan bahkan orang-orang tua. Hal ini bagi orang kampung sungguh menyebalkan. Yah, bagaimana tidak menyebalkan, anak itu menggoda dengan berjalan kesana kemari sambil tangan kanannya memegang roti isi daging yang tampak coklat menyala. Sementara tangan kirinya memegang es kelapa, lengkap dengan tetesan air dan butiran-butiran es yang melekat diplastik es tersebut.
Pemandangan tersebut menjadi hal biasa bila orang-orang kampung melihatnya bukan pada bulan puasa! Tapi ini justru terjadi ditengah hari pada bulan puasa! Bulan ketika banyak orang sedang menahan lapar dan haus. Es kelapa dan roti isi daging tentu saja menggoda orang yang melihatnya.
Pemandangan itu semakin bertambah tidak biasa, karena kebetulan selama tiga hari semenjak bocah itu ada, matahari dikampung itu lebih terik dari biasanya. Luqman mendapat laporan dari orang-orang kampong mengenai bocah itu. Mereka tidak berani melarang bocah kecil itu menyodor-nyodorkan dan memperagakan bagaimana dengan nikmatnya ia mencicipi es kelapa dan roti isi daging tersebut. Pernah ada yang melarangnya, tapi orang itu kemudian dibuat mundur ketakutan sekaligus keheranan. Setiap dilarang, bocah itu akan mendengus dan matanya akan memberikan kilatan yang menyeramkan. Membuat mundur semua orang yang akan melarangnya.
Luqman memutuskan akan menunggu kehadiran bocah itu. Kata orang kampung, belakangan ini, setiap bakda zuhur, anak itu akan muncul secara misterius.
Bocah itu akan muncul dengan pakaian lusuh yang sama dengan hari-hari kemarin dan akan muncul pula dengan es kelapa dan roti isi daging yang sama juga! Tidak lama Luqman menunggu, bocah itu datang lagi. Benar, ia menari-nari dengan menyeruput es kelapa itu. Tingkah bocah itu jelas membuat orang lain menelan ludah, tanda ingin meminum es itu juga.
Luqman pun lalu menegurnya.. Cuma,ya itu tadi,bukannya takut, bocah itu malah mendelik hebat dan melotot, seakan-akan matanya akan keluar.
"Bismillah.. ." ucap Luqman dengan kembali mencengkeram lengan bocah itu. Ia kuatkan mentalnya. Ia berpikir,kalau memang bocah itu bocah jadi-jadian, ia akan korek keterangan apa maksud semua ini. Kalau memang bocah itu "bocah beneran" pun, ia juga akan cari keterangan, siapa dan dari mana sesungguhnya bocah itu.
Mendengar ucapan bismillah itu, bocah tadi mendadak menuruti tarikan tangan Luqman. Luqman pun menyentak tanggannya, menyeret dengan halus bocah itu, dan membawanya ke rumah. Gerakan Luqman diikuti dengan tatapan penuh tanda tanya dari orang-orang yang melihatnya.
"Ada apa Tuan melarang saya meminum es kelapa dan menyantap roti isi daging ini? Bukankah ini kepunyaan saya?" tanya bocah itu sesampainya di rumah Luqman, seakan-akan tahu bahwa Luqman akan bertanya tentang kelakuannya. Matanya masih lekat menatap tajam pada Luqman. "Maaf ya, itu karena kamu melakukannya dibulan puasa," jawab Luqman dengan halus,"apalagi kamu tahu, bukankah seharusnya kamu juga berpuasa? Kamu bukannya ikut menahan lapar dan haus, tapi malah menggoda orang dengan tingkahmu itu.."
Sebenarnya Luqman masih akan mengeluarkan uneg-unegnya, mengomeli anak itu. Tapi mendadak bocah itu berdiri sebelum Luqman selesai. Ia menatap Luqman lebih tajam lagi.
"Itu kan yang kalian lakukan juga kepada kami semua! Bukankah kalian yang lebih sering melakukan hal ini ketimbang saya..?! Kalian selalu mempertontonkan kemewahan ketika kami hidup dibawah garis kemiskinan pada sebelas bulan diluar bulan puasa?
Bukankah kalian yang lebih sering melupakan kami yang kelaparan, dengan menimbun harta sebanyak-banyaknya dan melupakan kami?
Bukankah kalian juga yang selalu tertawa dan melupakan kami yang sedang menangis?
Bukankah kalian yang selalu berobat mahal bila sedikit saja sakit menyerang, sementara kalian mendiamkan kami yang mengeluh kesakitan hingga kematian menjemput ajal..?!
Bukankah juga di bulan puasa ini hanya pergeseran waktu saja bagi kalian untuk menahan lapar dan haus? Ketika bedug maghrib bertalu, ketika azan maghrib terdengar, kalian kembali pada kerakusan kalian...!?"
Bocah itu terus saja berbicara tanpa memberi kesempatan pada Luqman untuk menyela. Tiba-tiba suara bocah itu berubah. Kalau tadinya ia berkata begitu tegas dan terdengar "sangat" menusuk, kini ia bersuara lirih, mengiba.
"Ketahuilah Tuan.., kami ini berpuasa tanpa ujung, kami senantiasa berpuasa meski bukan waktunya bulan puasa, lantaran memang tak ada makanan yang bisa kami makan. Sementara Tuan hanya berpuasa sepanjang siang saja.
Dan ketahuilah juga, justru Tuan dan orang-orang di sekeliling Tuan lah yang menyakiti perasaan kami dengan berpakaian yang luar biasa mewahnya, lalu kalian sebut itu menyambut Ramadhan dan 'Idul Fithri? Bukankah kalian juga yang selalu berlebihan dalam mempersiapkan makanan yang luar biasa bervariasi banyaknya, segala rupa ada, lantas kalian
menyebutnya dengan istilah menyambut Ramadhan dan 'Idul Fithri?
Tuan.., sebelas bulan kalian semua tertawa di saat kami menangis, bahkan pada bulan Ramadhan pun hanya ada kepedulian yang seadanya pula.
Tuan.., kalianlah yang melupakan kami, kalianlah yang menggoda kami, dua belas bulan tanpa terkecuali termasuk di bulan ramadhan ini. Apa yang
telah saya lakukan adalah yang kalian lakukan juga terhadap orang-orang kecil seperti kami...!
Tuan.., sadarkah Tuan akan ketidak abadian harta?
Lalu kenapakah kalian masih saja mendekap harta secara berlebih?
Tuan.., sadarkah apa yang terjadi bila Tuan dan orang-orang sekeliling
Tuan tertawa sepanjang masa dan melupakan kami yang semestinya diingat?
Bahkan, berlebihannya Tuan dan orang-orang di sekeliling Tuan bukan hanya pada penggunaan harta, tapi juga pada dosa dan maksiat.. Tahukah Tuan akan adanya azab Tuhan yang akan menimpa?
Tuan.., jangan merasa aman lantaran kaki masih menginjak bumi. Tuan..., jangan merasa perut kan tetap kenyang lantaran masih tersimpan pangan 'tuk setahun, jangan pernah merasa matahari tidak akan pernah menyatu dengan bumi kelak...."
Wuahh..., entahlah apa yang ada di kepala dan hati Luqman. Kalimat demi kalimat meluncur deras dari mulut bocah kecil itu tanpa bisa dihentikan.
Dan hebatnya, semua yang disampaikan bocah tersebut adalah benar adanya!
Hal ini menambah keyakinan Luqman, bahwa bocah ini bukanlah bocah sembarangan. Setelah berkata pedas dan tajam seperti itu, bocah itu pergi begitu saja meninggalkan Luqman yang dibuatnya terbengong-bengong.
Di kejauhan, Luqman melihat bocah itu menghilang bak ditelan bumi. Begitu sadar, Luqman berlari mengejar ke luar rumah hingga ke tepian jalan
raya kampung Ketapang. Ia edarkan pandangan ke seluruh sudut yang bisa dilihatnya, tapi ia tidak menemukan bocah itu.
Ditengah deru nafasnya yang memburu, ia tanya semua orang di ujung jalan, tapi semuanya menggeleng bingung. Bahkan, orang-orang yang menunggu
penasaran didepan rumahnya pun mengaku tidak melihat bocah itu keluar dari rumah Luqman!
Bocah itu benar-benar misterius! Dan sekarang ia malah menghilang!
Luqman tidak mau main-main. Segera ia putar langkah, balik ke rumah. Ia ambil sajadah, sujud dan bersyukur. Meski peristiwa tadi irrasional, tidak masuk akal, tapi ia mau meyakini bagian yang masuk akal saja. Bahwa memang betul adanya apa yang dikatakan bocah misterius tadi. Bocah tadi memberikan pelajaran yang berharga, betapa kita sering melupakan orang yang seharusnya kita ingat.. Yaitu mereka yang tidak berpakaian, mereka yang kelaparan, dan mereka yang tidak memiliki penghidupan yang layak.
Bocah tadi juga memberikan Luqman pelajaran bahwa seharusnya mereka yang sedang berada diatas, yang sedang mendapatkan karunia Allah, jangan
sekali-kali menggoda orang kecil, orang bawah, dengan berjalan membusungkan dada dan mempertontonkan kemewahan yang berlebihan.
Marilah berpikir tentang dampak sosial yang akan terjadi bila kita terus menjejali tontonan kemewahan, sementara yang melihatnya sedang membungkuk menahan lapar.
Luqman berterima kasih kepada Allah yang telah memberikannya hikmah yang luar biasa. Luqman tidak mau menjadi bagian yang Allah sebut mati mata hatinya.
Sekarang yang ada dipikirannya sekarang , entah mau dipercaya orang atau tidak, ia akan mengabarkan kejadian yang dialaminya bersama bocah itu
sekaligus menjelaskan hikmah kehadiran bocah tadi kepada semua orang yang dikenalnya, kepada sebanyak-banyaknya orang.
Kejadian bersama bocah tadi begitu berharga bagi siapa saja yang menghendaki bercahayanya. hati. Pertemuan itu menjadi pertemuan yang terakhir. Sejak itu Luqman tidak pernah lagi melihatnya, selama-lamanya. Luqman rindu kalimat-kalimat pedas dan tudingan-tudingan yang memang betul adanya. Luqman rindu akan kehadiran anak itu agar ada seseorang yang berani menunjuk hidungnya ketika ia salah. (Kiriman dari Sahabat, Muchtar Bahar)
Selasa, 20 Januari 2009
TIP MENGHADAPI TAHUN 2009
Tidak terasa tahun 2008 ini sudah hampir berlalu dan kita akan segera menyambut tahun baru 2009 yang penuh dengan tantangan baru. Banyak peristiwa yang kita hadapi sepanjang tahun ini. Di tengah berbagai catatan tersebut, tersembunyi berbagai harapan sekaligus tantangan.
Banyak yang mengatakan, di tahun depan 2009, ancaman krisis yang dimulai dari krisis properti di Amerika masih membayang. Berbagai ulasan yang bersifat negatif pun terus berkembang. Ketakutan akan terjadinya PHK masal, ketidakpastian politik, hingga terombang-ambingnya harga kebutuhan pokok jadi opini yang dipercayai bisa terjadi. Itulah gambaran nyata yang membayang dan mungkin jadi realitas yang tidak bisa dielakkan. Dan memang, adanya perubahan seiring perputaran waktu terus terjadi tanpa bisa dihalangi.
Maka, untuk menghadapinya, kitalah yang menentukan! Pilihan ada di tangan kita. Jika kita menghadapi semua hal tersebut dengan sikap pesimistis, maka yang muncul pastilah rasa takut, cemas, khawatir, prihatin, pasif, frustasi, depresi dan dan sifat-sifat negatif lainnya. Akibatnya sudah bisa dipastikan! Semua bayangan itu akan jadi kenyataan sehingga membuat kita makin terpuruk didera perputaran zaman.
Sebaliknya,bagi orang yang selalu memilih pandangan optimis, mereka sadar di balik
setiap kesulitan terdapat kesempatan dan pembelajaran. Persis seperti apa yang dikatakan oleh Albert Einstein "In the middle of difficulty lies oppurtinities" SIkap optimis akan melahirkan percaya diri, berani,aktif, siap bekerja dan berjuang keras. Mereka inilah yang memiliki kekayaan mental yang maksimal sehingga mampu melewati setiap ancaman badai kehidupan.
Orang optimis akan selalu menyadari keadaan dirinya saat ini dengan penuh rasa syukur.. Mereka sadar, bahwa dengan mau mensyukuri keadaan yang ada, dan mampu memaksimalkan apa yang dimiliki, serta dilandasi kemauan berjuang habis-habisan, apapun bisa diatasi. Ini sangat sesuai dengan prinsip filosofi dasar yang selalu diagungkan oleh seorang Andrie Wongso, "Success is my right!!!" - Sukses adalah hak saya!
Dengan optimisme, setidaknya, minimal dapat membuat orang bertahan di tengah cobaan yang mendera dan maksimal mampu mengatasi masalah dan keluar sebagai pemenang. Orang-orang optimis tidak mudah menyerah apalagi putus asa.
Nah, ada satu hal yang bisa Anda lakukan dan yang biasanya sering kali saya lakukan setiap akhir tahun. Bagi saya, kegiatan ini sangatlah berguna untuk melihat perkembangan diri sendiri selama satu tahun ini dan Andapun dapat melakukannya dengan mudah.
Apakah kegiatan itu?
1. Cari tempat yang tenang dan siapkan pena, notes, minuman menyegarkan (juice, cola atau minuman favorit Anda) danmusik yang tenang seperti jazz (love it), blues.
2. Tutup mata Anda dan nikmati musik sambil merenung hal-hal berikut ini. Apa sajakah yang telah Anda lakukan selama tahun 2008 ini? Apa yang berkesan, apa yang menyakiti Anda? Target apakah yang masih belum tercapai? Tuliskanlah hal itu di notes Anda.
3. Pelajari notes Anda setelah itu, dan lakukan renungan Anda kembali dengan pertanyaan yang baru.. Apakah yang Andainginkan terjadi di tahun 2009? Apa yang ingin Anda ubah? Target apakah yang ingin Anda capai? Mempunyai seorang pacar, mempunyai tabungan dengan nilai sebesar xxx.. apapun itu, tulislah..
4. Pelajari notes Anda kembali dan kali ini tulislah kegiatan yang dapat Anda lakukan untuk mencapai hal tersebut? Membeli buku yang related, mengikuti seminar, berkenalan dengan orang baru..
5. Simpan notes itu dan selama perjalanan Anda di tahun 2009, lihatlah seminggu sekali setiap hari Senin untuk mengulang kembali tujuan Anda dan lihatlah sejauh mana Anda telah mencapainya.. Anda akan merasa takjub nantinya karena jikalau Anda fokus, ternyata hal-hal tersebut tidaklah sesulit yang Anda bayangkan untuk dicapai.
Itulah tips dari saya untuk memulai tahun 2009 dengan lebih baik dan terarah.. hanya 5 langkah yang mudah dan hanya membutuhkan waktu yang relatif singkat (sekitar 1 jam). 1 jam tentu singkat bila dibandingkan 365 hari yang akan Anda jalankan di tahun 2009?
Mari, kita bangun semangat optimisme, selalu berpikir dan berpengharapan positif, berani menghadapi setiap tantangan yang menghadang, demi tercapainya hari esok penuh harapan, "Tomorrow will be better!!!
Senin, 12 Mei 2008
SEBUTIR KURMA PENJEGAL DOA
Usai menunaikan ibadah haji, Ibrahim bin Adham berniat ziarah ke mesjidil Aqsa. Untuk bekal di perjalanan, ia membeli 1 kg kurma dari pedagang tua di dekat mesjidil Haram. Setelah kurma ditimbang dan dibungkus, Ibrahim melihat sebutir kurma tergeletak didekat timbangan. Menyangka kurma itu bagian dari yang ia beli, Ibrahim memungut dan memakannya.Setelah itu ia langsung berangkat menuju Al Aqsa. 4 Bulan kemudian, Ibrahim tiba di Al Aqsa. Seperti biasa, ia suka memilih sebuah tempat beribadah pada sebuah ruangan dibawah kubah Sakhra. Ia shalat dan berdoa khusuk sekali. Tiba tiba ia mendengar percakapan dua Malaikat tentang dirinya.
"Itu, Ibrahim bin Adham, ahli ibadah yang zuhud dan wara yang doanya selalu dikabulkan ALLAH SWT," kata malaikat yang satu.
"Tetapi sekarang tidak lagi. doanya ditolak karena 4 bulan yg lalu ia memakan sebutir kurma yang jatuh dari meja seorang pedagang tua di dekat mesjidil haram," jawab malaikat yang satu lagi.
Ibrahim bin adham terkejut sekali, ia terhenyak, jadi selama 4 bulan ini ibadahnya, shalatnya, doanya dan mungkin amalan-amalan lainnya tidak diterima oleh ALLAH SWT gara-gara memakan sebutir kurma yang bukan haknya. "Astaghfirullahal adzhim" , Ibrahim beristighfar.
Ia langsung berkemas untuk berangkat lagi ke Mekkah menemui pedagang tua penjual kurma. Untuk meminta dihalalkan sebutir kurma yang telah ditelannya.
Begitu sampai di Mekkah ia langsung menuju tempat penjual kurma itu, tetapi ia tidak menemukan pedagang tua itu melainkan seorang anak muda. "4 bulan yang lalu saya membeli kurma disini dari seorang pedagang tua. kemana ia sekarang ?" tanya Ibrahim.
"Sudah meninggal sebulan yang lalu, saya sekarang meneruskan pekerjaannya berdagang kurma" jawab anak muda itu.
"Innalillahi wa innailaihi roji'un, kalau begitu kepada siapa saya meminta penghalalan?". Lantas ibrahim menceritakan peristiwa yg dialaminya, anak muda itu mendengarkan penuh minat. "Nah, begitulah" kata ibrahim setelah bercerita, "Engkau sebagai ahli waris orangtua itu, maukah engkau menghalalkan sebutir kurma milik ayahmu yang terlanjur ku makan tanpa izinnya?".
"Bagi saya tidak masalah. Insya ALLAH saya halalkan. Tapi entah dengan saudara-saudara saya yang jumlahnya 11 orang. Saya tidak berani mengatas nama kan mereka karena mereka mempunyai hak waris sama dengan saya."
"Dimana alamat saudara-saudaramu ? biar saya temui mereka satu persatu."
Setelah menerima alamat, ibrahim bin adham pergi menemui. Biar berjauhan, akhirnya selesai juga. Semua setuju menghalakan sebutir kurma milik ayah mereka yang termakan oleh Ibrahim.
4 bulan kemudian, Ibrahim bin adham sudah berada dibawah kubah Sakhra. Tiba tiba ia mendengar dua malaikat yang dulu terdengar lagi bercakap cakap. "Itulah Ibrahim bin Adham yang doanya tertolak gara gara makan sebutir kurma milik orang lain."
"O, tidak.., sekarang doanya sudah makbul lagi, ia telah mendapat penghalalan dari ahli waris pemilik kurma itu. Diri dan jiwa Ibrahim kini telah bersih kembali dari kotoran sebutir kurma yang haram karena masih milik orang lain. Sekarang ia sudah bebas."
"Oleh sebab itu berhati-hatilah dgn makanan yg masuk ke tubuh kita, sudah halal-kah? lebih baik tinggalkan bila ragu-ragu...KIsah ini saya peroleh dari teman teman di NAD dan sekiranya anda mengasihi keluarga, sahabat dan teman teman, sebarkan pada nya. Semoga bermanfaat
Senin, 28 Januari 2008
Selamat Jalan Bapak Pembangunan Presiden RI Kedua HM.Suharto, 1921-2008
Mantan Presiden kita yang kedua, yakni Haji Muhammad Suharto telah berpulang ke rachmatullah pada hari Minggu, jam 13.10 siang di Rumah Sakit Pusat Pertamina. Alamarhum yang dikenal dengan Bapak pembangunan meninggalkan kita semua dengan usia 87 tahun dimakamkan di sebuah kawasan pemakaman keluarga Astana Giribangun di Surakarta, 28 Januari 2008.
Almarhum lahir di desa Kemusuk, Argomulyo, Godean Yogyakarta, 8 Juni 1921, berasal dari keluarga petani sederhana yakni Kartosudiro dan Sukinah,. Menikah dengan almarhum Ibu Tin 26 Desember 1947. Alamrhum memperoleh 27 Bintang Jasa dari jajaran Militer dan pemerintah Indonesia, diberi penghargaan oleh 38 Negara dan mendapatkan penghargaan dari 7 lembaga international dan PBB. Sebagai presiden kedua, memiliki sejumlah kinerja positif yang patut di kenang. Paling tidak sepuluh kinerja positif ini, amat pantas selalu diingat yakni :
· Mengagas konsep pembangunan terencana dalam Kemasan Rencara Pembangunan 25 Tahun, Lima Tahunan dan Tahunan, dengan trilogi pembangunannya.
· Menumpas Gerakan 30 September PKI yang akan melakukan kudeta terhadap pemerintahan yang sah.
· Memperoleh Penghargaan dari FAO dalam prestasi
· Keberhasilan dalam program Keluara Berencana yang menjadi fokus kajian berbagai lembaga international dan sejumlah Negara di dunia. UNPA memberikan penghargaan khusus untuk prestasi in.
· Memberikan beasiswa kepada pelajar dan mahasiswa berprestasi dalam paket Beasiswa Supersemar.
· Mendorong kegiatan Orrang Tua Asuh, dalam gerakan fasilitasi beasiswa bagi pelajar berprestasi dan berasal dari keluarga tidak mampu.
· Mendorong gerakan keberagamaan khususnya Islam dengan dukungan pembangunan sarana ibadah mesjid, melalui yayasan Muslim Pancasila.
· Membangun jaringan bilateral untuk kegiatan sosial, ekonomi dan perdamaian beberapa Negara di kawasan Asia Tenggara dengan endirikan ASEAN dengan sekretariatnya di
· Merintis dan mengembangkan berbagai program bagi rakyat miskin dan daerah tertinggal.
· Suka atau tidak Taman Mini Indonesia Indah, Taman Bunga Cibubur dan Taman Buah Mekarsari menjadi lokasi kunjungan wisata lokal dan mancanegara.
Kita yakin masih banyak prestasi lain, namun kinerja positif tersebut tentunya diharapkan akan dapat mendorong almarhum mendapat kan maghfirah dari Allah yang bermuara pada peroleh sorga manti. (Muchtar Bahar)
Sabtu, 26 Januari 2008
UNTUK RENUNGAN BERSAMA
Saya memperoleh kiriman via milist dari rekan kerja sewaktu bertugas di Propinsi NAD dan NIas dalam sebuah program pemulihan akibat Tsunami, yakni Inne Indriani Suryatmana. Mungkin diantara teman ada yang berminat dan dapat pula menyebarkan kepada rekan yang lain.
Allah SWT selesai menciptakan Jibrail as dengan bentuk yang cantik, dan Allah menciptakan pula baginya 600 sayap yang panjang , sayap itu antara timur dan barat (ada pendapat lain menyatakan 124, 000 sayap). Setelah itu Jibrail as memandang dirinya sendiri dan berkata:
"Wahai Tuhanku, adakah engkau menciptakan makhluk yang lebih baik daripada aku?." Lalu Allah SWT berfirman yang bermaksud.. "Tidak" Kemudian Jibrail AS berdiri serta solat dua rakaat kerana syukur kepada Allah SWT dan tiap-tiap rakaat itu lamanya 20,000 tahun.
Kemudian Jibrail as berkata: "Ya Tuhanku, apakah yang Engkau hadiahkan kepada mereka sebagai imbalan ibadat mereka?"
Lalu Allah berfirman yang bermak! sud. "Ya Jibrail, akan Aku berikan syurga Ma'waa sebagai tempat tinggal..."
Kemudian Jibrail as meminta izin kepada Allah untuk melihat syura Ma'waa. Setelah Jibrail as mendapat izin dari Allah SWT maka pergilah Jibrail as dengan mengembangkan sayapnya dan terbang, setiap dia mengembangkan dua sayapnya dia boleh menempuh jarak perjalanan 3000 tahun, terbangla malaikat jibrail as selama 300 tahun sehingga ia merasa letih dan lemah dan akhirnya dia turun singgah berteduh di bawah bayangan sebuah pohon dan dia sujud kepada Allah SWT lalu ia berkata dalam sujud:
"Ya Tuhanku apakah sudah aku menempuh jarak perjalanan setengahnya, atau sepertiganya, atau seperempatnya?”
Kemudian Allah SWT berfirman yang bermaksud. "Wahai Jibrail, kalau kamu dapat terbang selama 3000 tahun dan meskipun aku memberikan kekuatan kepadamu seperti kekuatan yang engkau miliki, lalu kamu terbang seperti yang telah kamu lakukan, nescaya kamu tidak akan sampai kepada sepersepuluh dari beberapa perpuluhan yang telah kuberikan kepada umat Muhammad terhadap imbalan solat dua rakaat yang mereka kerjakan.... ."
Marilah sama2 kita fikirkan dan berusaha lakukan... Sesungguhnya Allah S.W.T telah menyembunyikan enam perkara iaitu :
* Allah S.W.T telah menyembunyikan redha-Nya dalam taat. * Allah S.W.T telah menyembunyikan murka-Nya di dalam maksiat.
* Allah S.W.T telah menyembunyikan nama-Nya yang Maha Agung di dalam Al-Quran.
* Allah S.W.T telah menyembunyikan Lailatul Qadar di dalam bulan Ramadhan.
* Allah S.W.T telah menyembunyikan solat yang paling utama di dalam solat (yang
* Allah S.W.T telah menyembunyikan (tarikh terjadinya) hari kiamat di dalam
semua hari.
Senin, 24 Desember 2007
SEMENIT SAJA

Betapa besarnya nilai uang kertas senilai Rp.100.000 apabila dibawa ke masjid untuk disumbangkan; tetapi betapa kecilnya kalau dibawa ke Mall untuk dibelanjakan.
Betapa lamanya melayani Allah SWT selama lima belas menit namun betapa singkatnya kalau kita melihat film.
betapa sulitnya untuk mencari kata-kata ketika berdoa (spontan) namun betapa mudahnya kalau mengobrol atau bergosip dengan pacar / teman tanpa harus berpikir panjang-panjang.
Betapa asyiknya apabila pertandingan bola diperpanjang waktunya ekstra namun kita mengeluh ketika khotbah di masjid lebih lama sedikit daripada biasa.
Betapa sulitnya untuk membaca satu lembar Kitab Suci tapi betapa mudahnya membaca 100 halaman dari novel yang laris.
Betapa getolnya orang untuk duduk di depan dalam pertandingan atau konser namun lebih senang berada di shaf paling belakang ketika berada di Rumah Ibadah
Betapa mudahnya membuat 40 tahun dosa demi memuaskan nafsu birahi semata, namun alangkah sulitnya ketika menahan nafsu selama beberapa hari ketika berpuasa.
Betapa sulitnya untuk menyediakan waktu untuk berdoa; namun betapa mudahnya menyesuaikan waktu dalam sekejap pada saat terakhir untuk event yang menyenangkan.
Betapa sulitnya untuk mempelajari arti yang terkandung di dalam Kitab Suci; namun betapa mudahnya untuk mengulang-ulangi gosip yang sama kepada orang lain.
Betapa mudahnya kita mempercayai apa yang dikatakan oleh koran namun betapa kita meragukan apa yang dikatakan oleh Kitab Suci.
Betapa Takutnya kita apabila dipanggil Boss dan cepat-cepat menghadapnya namun betapa kita berani dan lamanya untuk menghadapNya saat waktu beribadah.
Betapa setiap orang ingin masuk sorga seandainya tidak perlu untuk percaya atau berpikir,atau mengatakan apa-apa,atau berbuat apa-apa.
Betapa kita dapat menyebarkan seribu lelucon melalui e-mail, dan menyebarluaskannya dengan FORWARD seperti api; namun kalau ada mail yang isinya tentang Keagungan Allah betapa seringnya kita ragu-ragu, enggan membukanya dan mensharingkannya, serta langsung klik pada icon DELETE.
ANDA TERTAWA ...? atau ANDA BERPIKIR-PIKIR. ..? Sebar luaskanlah Sabda-Nya, bersyukurlah kepada ALLAH, YANG MAHA MENGETAHUI, MENDENGAR, PENGASIH DAN PENYAYANG.
Apakah tidak lucu apabila anda tidak memFORWARD pesan ini. Betapa banyak orang tidak akan menerima pesan ini, karena anda tidak yakin bahwa mereka masih percaya akan sesuatu? Wassalam
MARI BERSYUKUR
Mari Bersyukur : Untuk Istri Yang memberi makanan yang sama dengan malam kemarin , Karena Istriku DIRUMAH malam ini , dan TIDAK bersama orang lain
BERSYUKUR UNTUK SUAMI . Yang duduk bermalasan di Sofa Sambil baca koran Males-malesan Karena doi bersama aku dirumah dan Tidak keluyuran .. apalagi ke Bar malem ini .
Bersyukur untuk anak Yang selalu PROTES dirumah Karena artinya ... dia sedang dirumah dan tidak sedang keluyuran di jalan.
BERSYUKUR untuk Pajak yang saya bayar karena artinya ? Saya bekerja ? atau Punya penghasilan ?
BERSYUKUR untuk rumah yang berantakan.. .Karena artinya saya masih punya kesempatan melayani orang-orang yang mengasihi saya ?
BERSYUKUR untuk baju yang mulai kesempitan karena artinya ... Saya bisa lebih dari cukup untuk makan ?
BERSYUKUR pada Bayangan yang mengikutku Karena artinya ? Aku tidak disilaukan oleh Matahari ?
BERSYUKUR untuk Kebun yang harus dirapikan dan perkara yang harus dibetulkan dirumah . !! Karena artinya ? saya punya Rumah !!!
BERSYUKUR akan berita orang yang lagi DEMO .. karena artinya Kiat masih PUNYA kebebasan untuk berbicara
BERSYUKUR untuk dapat tempat parkir yang paling jauh ? Karena artinya saya masih bisa berjalan kaki .. dan diberkati dengan kendaraan yang saya bisa bawa ?
BERSYUKUR untuk Cucian ? Karena artinya ? saya punya baju yang bisa dipakai ?
BERSYUKUR karena kepenatan dan kelelahan kerja setiap hari ... karena artinya ? SAYA mampu bekerja keras setiap hari ?
BERSYUKUR untuk segala permasalahan hidup , karena artinya? Kita masih dipercaya untuk bisa berkembang dan terus berkembang
BERSYUKUR mendengar Alarm yang mengganggu di pagi hari, artinya ” SAYA MASIH HIDUP”