Minggu, 04 Oktober 2015

HAMBA HAMBA PILIHAN


Apabila dijanjikan oleh Allah SWT. suatu janji dan janji itu terpenuhi, imanmu yang lemah akan menjadi kuat, dan Allah akan meningkatkan janji yang lebih baik. Apabila keyakinan dan kepastian ini semakin mantap dan kuat, engkau akan menjadi manusia yang mulia.

Dengan demikian, engkau telah menjadi salah seorang hamba pilihan, bahkan terpilih dari yang terpilih. Pada tingkatan ini, sirnalah tujuan maupun kehendak yang didorong atas kemauan pribadimu. Engkau bagaikan bejana yang kosong dari suatu cairan pun. Dengan begitu, tak ada nafsu manusiawi dan hewani yang ada dalam dirimu. Yang ada hanyalah roh suci. Rohanimu menjadi bersih dan terbebas dari segala sesuatu, kecuali Allah Yang Mahaagung dan Mahakuasa. Engkau menjadi ridha kepada-Nya, kepadamu dijanjikan keridaan-Nya, sehingga engkau dapat menikmati dan mendapat rahmat atas semua tindakan-Nya.

Allah akan menjadikanmu lebih terhormat daripada sebelumnya. Mendapat anugerah rasa puas dengan janji-Nya itu. Lalu dibukakan pintu-pintu hikmah, disingkapkan misteri Ilahi, hakikat kebenaran, makna perubahan janji-Nya. Dalam maqam-mu yang baru itu, engkau akan mengalami peningkatan kemampuan dalam memelihara keadaan rohanimu.

Selanjutnya, engkau akan mendapatkan anugerah berupa derajat rohani, yakni dipercayakan kepadamu beberapa rahasia. Engkau mengalami keluasan dada, hati yang cerah, lidah yang fasih, ilmu yang derajatnya tinggi, dan kecintaan. Dengan begitu, engkau akan disayangi seluruh makhluk Allah.

Manusia sebagai hamba diciptakan hanya untuk mengabdi kepada Allah dan dalam pengabdian nya diberikan dua acuan yakni Al Quran dan  tuntunan Sunnah Rasulullah  Muhammad Shallahu Alaihi wa Sallam. Dengan pijakan kedua acuan itu, kehidupan di dunia yang bersifat sementara dan kehidupan akhirat yang abadi akan diraih dengan optimal.

Rentang waktu antara kehidupan dan penghidupan di dunia hingga kematian yang akan dihadapi semua makhluk yang hidup, manusia dapat mempersiapkan bekal untuk dibawa. Karena kematian  datang tanpa berita, Tidak satupun manusia yang sanggup menolak, menunda atau memperpanjangnya dari ketetapan Allah ini. Persiapan menghadapinya jarang dilakukan dengan baik.
               
Dalam konteks itu lah buku, “Hamab-hamba Pilihan” dipersiapkan, sebuah kumpulan antologi dari kami.  Mudah-mudahan dapat meLingkup isi buku ini terbagi dalam empat bagian; Antar Sesama, Taqarrub Kepada Allah, Kepedulian dan Inspirator. Selain itu dilengkapi pula dengan informasi penerbit, penulis, daftar pustaka. Buku ini ditulis oleh H Muchtar Bahar dan H Albazar Arif diterbitkan oleh YPMUI dengan dukungan BMS Foundation. Format bku dengan ukuan 14,5 x 21 cm dengan jumlah halaman keseluruhan 225 halaman.

Masih bersifat dummy dan insya’allah bilamana ada sponsor yang berminat akan diterbitkan segera. Kontak dan informasi BMS Foundation atau YPMUI Perumahan SPS D4 No. 3 Puri Indah, Jakarta Barat. 021-5803564 atau 0811104249-081280366639  dann jadi pemacu persiapan diri dengan dini dan menjadi stimulans untuk merangkai berbagai bekal ke Akhirat nan abadi. Buku ini terkait dengan buku sebelumnya yang telah dipersiapkan yakni , “Menjadi Hamba Yang Peduli”, 2014. 
           
Kami menyampaikan apresiasi atas izin dan perkenan  sejumlah nara sumber, penulis dengan ikhlas mengizinkan tulisannya kami petik dan kami muat dalam buku ini.  Terima kasih banyak kepada sahabat DR.,  Suhary Ilyas. LC yang memberikan sebuah tulisan khusus, “Ibadat Yang Berkualitas”.

Terima kasih kepada Pembina dan Pengurus Yayasan Pembangunan Masyarakat Utama Indonesia (YPMUI) dan Yayasan Bina Masyarakat Sejahtera (BMS Foundation) yang mendorong kegiatan penerbitan. Diantara antara buku yang telah   diterbitkan dan ataupun masih dalam tahap penyelesaian dummy nya adalah; “Mambangkik Batang tarandam, Minangkabau di Tapi Jurang, Menjadi Hamba yang Peduli, Gurau jo Kurenah Urang Awak, Mutiara Adat Alam Minangkabau, dan Hiduik Baraka Mati Bariman”.

Sabtu, 03 Oktober 2015

KURENAH DAN KUCINDAN URANG AWAK

Banyak ketawa akan semakin terhindar dari penyakit jantung. Namun  “Ngakak Koruptor & Politikus, Semangat  Pemberdaya”, bisa-bisa merusak jantung anda, kalau ketawa terpingkal-pingkal, tanpa dibarengi tangisan sebagai kontrol.

Buku ini merupakan kumpulan pengalaman langsung selama lebih 40 tahun aktif dalam pemberdayaan masyarakat, baik saat masih di LP3ES, LPPSE maupun di Yayasan Bina Masyarakat Sejahtera (BMS). Juga petikan catatan  saat aktif di Formasi Indonesia, Asosiasi Keuangan Mikro, AKPPI, JKPM  dan jaringan LSM Perkotaan, insya Allah terbit tahun 2014 ini.

Isi buku terbagi dalam tiga bahagian. Bahagian pertama tentang Ngakak Koruptor dan Pemberdaya dengan 59 topik. “Seorang teman bercanda dengan temannya. Beranikah meludahi koruptur yang lewat di depan anda?. Mas; “Ludah saja jauh lebih berharga, lebih baik saya telan dari pada meludahi koruptor itu”. Bahagian kedua, Semangat pemberdaya, dengan 67 topik. Dalam dunia pemberdayaan selalu menjadi penekanan  strategi, yakni:

“If you are planning for a year, sow rice,
If you are planning for a decade, plant trees,
If you are planning for a life time, educate a people,
If you are planning for milyader ……  jadilah koruptor”

Sementara bahagian ketiga, Ngakak dan Miris Wong Cilik, dengan 80 topik. Misalnya, dalam acara reunian dengan teman-teman lulusan Sekolah Dasar angkatan 70 an, selalu saja akan bercerita kisah-kisah nostalgia dimasa sekolah tingkat dasar itu. Fokus obrolan akan menggelinding pada pendidikan dan karir serta keluarga. Pastilah ada yang sudah meraih jenjang pendidikan tinggi Strata 3, Strata 2 dan Strata 1, dan ada pula yang hanya sampai ke tingkat Sekolah Lanjutan Pertama dan Atas.

Pandeka nggak mau ketinggalan. Dengan bangga menceritakan bahwa dia meraih S.Sos dan M.Si. Teman-teman heran, karena semua tahu bahwa dia hanya lulusan SMA. Emangnya kamu kuliahnya kapan dan dimana?, Pandeka dengan semangat ngoceh ”Saya lulusan luar negeri, S.Sos  saya adalah Sering Salahin Orang Sekitar dan Maha Tahu Semua Ilmu, ya M.Si”.

Selain itu, inspirasi dan bahan buku ini juga berasal dari teman-teman dan dari berbagai media, situs dan dunia jejaring sosial.  Substansi dan makna dari buku ini diharapkan dapat memacu semangat para pemberdaya dan orang yang peduli atas sesama serta memperjuangkan kejujuran. Penerbitan buku ini juga merupakan upaya penggalangan dana bagi kegiatan yang dijalankan Yayasan BMS dan mitra.

Penulis buku ini adalah H Muchtar Bahar dan H Albazar Arif dengan ilustrator Discky Iskandar, dengan ukuran 15 x 19 cm dengan tebal 280 halaman. Serial Patamo sadang dibuek dummy nyo.

MANAJEMEN KEMATIAN

Ketika kematian itu datang, kita sebagai makhluk Allah tidak memiliki apa-apa untuk bernegosiasi.
Tiada ada harapan  sekedar meminta penundaan, mempercepat, memlih tempat yang sesuai atau diberi waktu tenggang guna membenahi harta dan keluarga.

Kematian datang tanpa pemberitahuan itu, mengakakibatkan kepanikan, kesedihan dan memporak-porandakan alur kehidupan dunia yang bersifat sementara dan sebuah permainan. Banyak orang tidak memiliki kesempatan untuk mempersiapkan kematian itu, karena terbuai oleh kesibukan dunia.

Hanya kain kafan yang menyertai diri kita,  disaat dimasukkan ke liang lahat.
Apakah kita telah mempersiapkan bekal lebih dini ?.
Anak yang shaleh, amal jariah atau ilmu yang bermanfaat?

Dalam kondisi menghadapi kematian, disaat sakit menghampiri, kepanikan, emosi yang labil dari kerluarga yang ditinggalkan. Tidak jarang pula kebingungan dalam penanganan jenazah terjadi. Pada sisi lain belum tersedia informasi dan acuan dalam penanganan musibah kematian, sakratul maut, memandikan, mengkafani dan menguburkannya, termasuk saat menghadapai musibah sakit.

Tentunya juga,  apa yang dapat ditempuh paska kematian, karena kerabat yang dipanggil Allah itu, adalah bahagian dari keluarga kita.

Buku ini diharapkan dapat menjadi salah satu rujukan ketika musibah datang, baik keadaan sakit, sakratul maut , sudah meninggal dan seusai pemakaman. Naskah nya dipersiapkan oleh bersama oleh relawan dari Mesjid Al Hurriyah, Koperasi Syari’ah Al Inayah/BMS Foundation, Yayasan Insan Kamil, Yayasan Silaturrahmi dan Unit Pelayanan Penazah (Puri Indah dan sekitarnya),  Paguyuban Rumah Batu, Lawang dan Yayasan Pembangunan Masyarakat Utama Indonesia.

Barangkali dapat digunakan sebagai salah satu rujukan untuk pat memperdalam kesadaran saat dalam musibah sakit, ketika sakratul maut mendekat, pengurusan janazah hingga pemakaman.

Lingkup isi buku ini terbagi dalam lima bagian yakni;  Saat Sakit, Menghadapi Sakratul Maut, Pengurusan Jenazah, baik memandikan, mengafani dan pemakamannya dan Paska Kematian. Pada bagian terakhir yakni kelima, ditambahkan informasi pendukung berkenaan dengan penyelenggaraan jenazah, tentang Pengurusan Akta Kematian, Tempat Pemakaman Umum, Ambulanc, contoh Unit Layanan Jenazah. Selain itu dilengkapi pula dengan informasi penerbit, penulis, daftar pustaka.

Adapun editor buku ini adalah  A Rochadi, Hermasyah dan H Muchtar Bahar. Keseluruhan buku 200 halaman dengan ukuran 16 x 21 cm.

Buku ini tidak diperjualbelikan, hanya yang berminat dapat memesan dan meberikan infak dengan ikhlas. Pesanan pada Yayasan BMS, Komplek SPS D4. No. 3 Puri Indah Jakarta Barat. 11610. Bisa juga melalui fb.ikbalammsumbarjaya.



Jumat, 02 Oktober 2015

Idul Adha 1436 H







Idul Adha 1436 H berbeda dengan tahun yang lalu. Anissa Chairani nggak pulang ke Jakarta, Sementara mertua idul adha di kampung.

 Kumpul dengan keluarga semakin nikmat, subhanallah.

Anis ikut qurban di Sipisang, Anti ikut qurban di Perumahan SPS dan saya ikut qurban di Ciputat dan daging qurban dibawa oleh Sahabat H Agusri Said ke Sekolah dhuafa di Bogor.


Kebahagian yang diberikan Allah demikian luar biasa.











Idul Fitri 1436 Hce dan cucu Althe berada di S

Idul Fitri 1436 H terasa beda. Bukan karena bertambah tahun, tetapi dua anak dan cucu tidak bersama merayakan hari kemenangan ini di Jakarta. Anak kedua Anissa Chairani dengan suaminya Ace dengan cucu berada di Seatle, Amerika. 

Sementara anak keempat Ayu dengan suaminya Hadlim dan cucu keenam Alesha pulang kampung ke Padang. 

Kebahagiaan ini tidak berkurang, karena besan dari Jogyakarta berlebaran bersama di Jakarta. Suasana semakin hangat.


Pertemuan dengan kakak H.M. Jazid dan adik-adik Nuharmen dan Eliza di Cinere melengkapi kebahagian.Akankah pada tahun depan dapat berkumpul kembali ?. Allah yang 
maha tahu,








Semoga Allah berkenan memberikan kebahagiaan lanjutan tahun depan. Amiin



Allah sangat memahami harapan para hamba Nya.